Senin, 09 September 2019

SEJARAH BAHASA INDONESIA

B
ahasa indonesia lahir pada tanggal 28 oktober 1928. dimana pada tanggal tersebut, Para pemuda dari seluruh pelosok nusantara berkumpul dan berikrar sumpah pemuda yang berisi : 
  1. berbangsa yang satu, bangsa indonesia.
  2. berbangsa yang satu,bahasa indonesia.
  3. menjunjung bahasa persatuan,Bahasa indonesia.
Dengan sumpah itulah, bahasa indonesia kemudian di kukuhkan menjadi bahasa nasional. kemudian pada Tanggal 18 angustus 1945, bahasa indonesia menjadi bahasa negara dan terkandung dalam UUD 1945 BAB XV,PASAL 36.
Bahasa melayu sebagai dasar Bahasa indonesia. Sejarah bahasa indonesia sangat erat kaitanya dengan bahasa melayu. sejak dulu, bahasa melayu merupakan bangsa yang digunakan sebagai bahasa  melayu. sejak dulu, bahasa melayu merupakan bahasa yang digunakan sebagai bahasa perantara atau pergaulan, sehingga dasar bahasa indonesia berasal dari bahasa melayu.
fungsi bahasa bahasa melayu sebagai dasar bahasa indonesia:
  1. Bahasa kebudayaan.
  2. Bahasa perhubungan.
  3. bahasa perdagangan.
  4. bahasa resmi kerajaan.
Faktor penangkatan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia ada tiga yaitu:
  1. Dari dulu Bahasa Melayu digunakan sebagai Bahasa pengantar Indonesia.
  2. Bahasa melayu memiliki sistem yang sederhana sehingga mudah di pahami  dan di pelajarin.
  3. Suku-suku di bahasa indonesia mengakui dan menerima Bahasa melayu sebagai dasar bahasa Indonesia. Dan Bahasa melayu memiliki kemampuan sebagai bahasa kebudayaan.
Penyempurnaan Ejaan Bahasa Indonesia 

Sejarah bahasa indonesia tidak berhenti begitu saja. bahasa indonesia mengalami
penyempurnaan dalam ejaannya. Berikut ini tahapan perkembangan ejaan
Bahasa indonesia:

  1. Ejaan Van Ophuijen ( 1901 )
Pada masa penjajahan Belanda , bahasa yang digunakan sebagai bahasa pengantar ialah bahasa melayu.Dan untuk memudahkan orang-orang Belanda dalam berkomunikasi kemudian di buat pembuataan ejaan oleh Belanda yaitu Prof.Carles Van Opuijen yang di bantu oleh Engkau nawawi atau Sultan Ibrahim. Ejaan yang digunakan untuk menulis oleh orang Belanda.Bahkan tuturan bahasanya juga mirip dengan tuturan bahasa Belanda.Antara lain j ( jang ) mnjadi y (yang ),huruf Oe (doeloe ) menjadi U ( dulu ) dan tanda koma ain seperti ma'mur menjadi makmur.

      2.Ejaan Republik / Ejaan Soewandi ( 19 maret 1947 )

Ejaan ini diresmikan oleh Soewandi yang merupakan seorang Mentri Pendidikan Republik Indonesia . Tujuan dibuatnya Ejaan ini ialah untuk menggantikan serta menyempurnakan ejaan sebelumnya. Seperti  koma ain menjadi K ( Pa' = Pak ) dan kata depan  'di' ditulis serangkai dengan kata yang mendampinginya .

      3.  EYD  ( 1972 )

Pada tahun 1972 Presiden RI meresmikan EYD atau ejaan yanng disempurnakan. Putusan Presiden NO.57 Tahun 1972 ini merupakan penyerderhanaan dan juga penyempurnaan ejaan. Yang diatur dalam EYD ini antara lain penulisan huruf kapital dan huruf miring,kata,tanda baca,singkatan dan akromin. Kemudian penulisan angka dan lambang bilangan serta penulisan unsur serapan.

4. Ejaan Bahasa Indonesia / EBI ( 2015 )
Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI NO. 50 Tahun 2015  menunjukan peresmian EBI.
Dimana  didalamnya terkandung pedoman umum EBI.
Yang terdapat pada penyempurnaan EBI antara lain pada penambahan huruf vikal diftong, penggunaan huruf kapital pada julikan.

Bahasa indonesia bukan sekedar bahasa yang dibentuk begitu saja. Namun dalam sejarah bahasa indonesia , pembentukan bahasa ini  mengenamai perjalanan yang panjang sehingga kita sebagai warga negara indonesia harus bangga dengan bahasa kita, yaitu bahasa indonesia yang menjadi pemersatunya.
      




Tidak ada komentar:

Posting Komentar